Minggu, 07 Oktober 2012

Untukmu Suamiku

Ada dua pilihan ketika bertemu cinta
Jatuh cinta dan bangun cinta
Padamu, aku memilih yang kedua
Agar cinta kita menjadi istana.

-Salim A. Fillah-

***

Datang dengan begitu sederhana, dan dengan cara yang sederhana. Namun, pinangan itu terucap dengan lisan yang tidak sederhana. Sangat istimewa. Lisan itu sepertinya datang dari hati, dari jiwa yang takut pada Ilahi, dari lafas yang tahu betapa sakralnya janji yang sedang di ungkapi.

Lagi-lagi engkau datang dengan begitu sederhana. Dengan sebuah Alqur'an dan buku karya Penulis yang penuh kesederhanaan "Bahagianya Merayakan CInta - Salim A.Fillah" itulah engkau datang meminangku, mengambil buah hati seorang ayah dan ibu, meminta rusuk kiri yang mungkin telah engkau nanti, menjadikannya isteri yang halal bagimu.

Namun, cinta yang engkau bawa tidak sederhana, hati yang engkau hantarkan tidak sederhana, janji yang engkau lafaskan tidak sederhana, mimpi tentang kehidupan yang engkau tawarkan tidak sederhana, pernikahan ini tidak sederhana sayang. Sungguh, Mitsaqon Ghaliza ini tidak sederhana. Ia menawan.  Istimewa. Dan engkaupun begitu.

Pantaslah Allah memasangkan kanan dengan kiri, menyatukan magnet utara dengan selatan, membentangkan langit untuk meneduhkan bumi, menyalakan cahaya untuk menyinari yang gelap, menjatuhkan hujan untuk meredakan panas, termasuk memberikan hawa untuk menemani adam. Mereka yang telah Alloh ta'alla pasangkan, perumpamaannya sama seperti dirimu. Mereka yang memiliki perbedaan, atas ridho Ilahi Rabbi, malah menjadi yang tak terpisahkan, saling melengkapi. Sekali lagi, perumpamaan itu sama seperti dirimu.

***


Ilahi Rabbi,
UntukMu Sang Penggenggam Hati
Terujar rasa syukur yang tak henti
Terpatri luapan bahagia yang tak terperi
Kemudian, diam-diam terungkap sebuah do'a sederhana yang paling hakiki
Rabb..
Innaka 'ala kulli syai'in qadir..
Duhai Engkau Yang pandai menautkan hati
Duhai Engkau Yang asmanya mampu menggetarkan relung imaji
Dengan niat mitsaqan ghaliza ini..
Hadirkanlah cinta keluarga sedahsyat Fathimah azzahra dan Ali
Tanamkanlah keikhlasan seluas kekasihMu Muhammad dan Khadijah sang isteri sejati
Limpahkan kesejukan disetiap nafas kedua hamba lemahMu ini..
Rabb..
Apalah lagi yg mampu kami ucapi
Padahal diri hanya punya ibadah sekedarnya dan cinta alakadarnya
Terimakasih Rabb..
Terimakasih untuk semua cinta dan kebahagiaan yg Kau hadirkan sampai saat ini
Jadikan kami,
Pasangan yang paling Engkau ridhoi
Amin..

***

Sungguh sayang, ini anugerah paling indah yang Ilahi Rabbi berikan. Namun, karena engkau istimewa, maka tidak mudah menjadi istrimu. Menjadi bagian dari rusukmu. Menjadikanmu yg terbaik dihadapanNya

Sayang, Tidak mudah menjadi istrimu. Menyempurnakan ibadah yg terserak dan mengemban amanah untuk menjagamu tetap indah dimataNya
Sungguh,
Tidak mudah menjadi istrimu. Menyampaikan hati yg harus terus diobati. Menenggelamkan masa yang ingin sekali untuk selalu kuperbaiki

Ya Sayang,
Tidak mudah mnjadi istrimu.
Tapi aku ingin menjadi yg mudah bagimu
Menjadi yang menyenangkan dimatamu
Menjadi yang menenangkan di kesempitan dan kelapanganmu
Menjadi yang sholehah disampingmu
Menjadi yang terbaik diantara yg baik, untuk ruhiyahmu, jasadiyahmu, dn fikriyahmu.

Doakan aku,
Istrimu

Serpong, 071012
-MF-

"Hari ini, tanggal tujuh tepat bertemu dengan tanggal tujuh"
Happy Anniversary dear.. ^_^

4 komentar:

Qhaisar Rain mengatakan...

Aihhh... Mbak Inaaa... bikin ngiri deh. Hehe,,, Selamat atas pernikahannya ya mbakku sayang. ^_^

Marina Fauzia mengatakan...

Aiih, dika..ga maksud bikin ngiri ya dek :P
Alhamdulillah, mencoba menyegerakan kesempurnaan agama sayang. Menyelamatkan hati, akal, ruhiyah dn lahiriyah. Doakan semoga Alloh ridho terus ya, ayo dika kapan? Ups.. :D

saifudin abu izzudin mengatakan...

salam super sahabat,
tetap semangat dan sukses selalu ya
ditunggu kunjungan baliknya :)

Marina Fauzia mengatakan...

@saifudin: salam super juga, makasih atas kunjungannya. sudah, senang berkunjung di rumah blog anda ^^