Sabtu, 23 April 2011

Dan hati jatuh hati

dimana hatiku bermuara
disitulah hatimu melepas dermaga

saat tak ada lagi kata
ku rasa sebait doa cukup untuk menatap senja kita
atau kau butuh mata
agar seroja cinta tetap bermekar mengudara

Adam
Hawa
bersua lah kalian di pembaring bumi tua
memendar rasa
menyemai keping-keping makna
andai ku tahu bahwa yang kau sapa adalah cinta
takkan kulepas sampai cakrawala menjingga

sedikit ku sesali mengapa ku dewasa
karena kumulai merasa 
ada gemetar yang tak biasa
sederhana
tapi cukup untuk sejenak menyekat nafasku reda

Yaa Habib..
Innaka 'ala kulli syai'in qadiir..
Sesungguhnya Engkaulah yang Maha berkehendak atas segala sesuatu
maka biarkan aku terus memuja dan menghambaMu
menawan segala kapas hatiku hanya untuk merajut asmaMu
menghadirkan setiap gelak cinta tersuguhkan hanya untukMu

menjadikan segala kebaikan adalah sejatinya untuk kebaikan
memahami setiap keburukan hakikatnya juga untuk keburukan

Duhai Rabbi Izzati..
Sang penggenggam hati..
biarkan cinta menemui cintanya, nanti..
nanti Ya illahi..
di waktu yang lebih Engkau ketahui..

amin..

Parung, 10:10
-MF-




5 komentar:

Anak Wadon mengatakan...

subhanallah...

nanti...sabar ya ukhti

insyaAllah dengan seseorang di seberang sana yang sedang sibuk memperbaiki dirinya juga. wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik :)

Marina Fauzia mengatakan...

Amin insyaAllah..
syukran ya,hihi jd malu :">
senang puisi juga ya ukh? :)

Anak Wadon mengatakan...

hmm...
tapi masalahnya saya bukan orang yg pinter nulis kayak anti..
jadi hanya bisa menikmati :)

Negeri Seribu Kata mengatakan...

Aminn,,, InsyAllah akan datang waktunya. :)

Marina Fauzia mengatakan...

@anak wadon: ukhti pasti bisa!! smangat ya ^_^d

@rain: ^_^ amiinn, makasih sayang doanya, diwaktu yg tepat ya ^^